Backup adalah salah satu cara yang dilakukan untuk mempertahankan
komputer dalam kondisi normal. Dalam kondisi normal semua perangkat dalam
sistem komputer akan dapat berjalan dengan baik. Backup registry merupakan
proses untuk menyimpan konfigurasi registry dimana komputer dalam kondisi
normal. Karena pemakaian, penambahan atau penghapusan program aplikasi
dan akses jaringan intra atau internet yang memungkinkan komputer terserang
virus maka registry sistem akan berubah. Dengan demikian kenerja komputer
akan berkurang seperti akses program lambat. untuk mengembalikan ke dalam
kondisi awal, registry harus dibackup dahulu kemudian di-restore. Uraian
dibawah ini menjelaskan Langkah-langkah backup registry pada sistem operasi
windows.
Langkah-langkah backup registry adalah sebagai berikut:
- Jalankan registry editor dengan Memencet Winkey + r, pada search ketik regedit
- Program Regedit Terbuka
- Pilih Menu file dan klik Export
- Pada export range pilih all dan tuliskan nama file backupnya (misal
backup_10012014). Pada save in arahkan folder penyimpanan di
sesuka anda, kemudian klik save - Buka windows explorer cari di folder document, pastikan bahwa file
2. Edit Registry
Edit registry digunakan untuk merubah konfigurasi registry yang ada.
Perubahan registry ini mempunyai tujuan untuk mengoptimalkan kinerja komputer (tweaking: memodifikasi fungsi tertentu agar sistem windows bekerja
optimal). Uraian dibawah ini menjelaskan proses edit registry untuk
mempercepat proses tampilan menu start pada saat booting. Pengaturan yang
dilakukan adalah merubah nilai waktu delay pada menu show delay dimana
secara default nilainya adalah 400.
Langkah-langkah pengaturan registry adalah sebagai berikut:
- Klik winkey + r pada search ketik regedit
- Program regedit terbuka
- Dari registry editor klik HKEY_Current_User, Control Panel, Desktop.
- Pada kolom name klik MenuShowDelay
- Masukkan value data dengan angka 1 dan klik oke
- Tutup jendela registry editor dengan mengklik tombol close